Tekan Enter untuk mencari

Sani Jelaskan Pemkot Samarinda Seharunya Beri Pembinaan Kepada Badut Jalanan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, tanggapi pemusnahan ribuan barang sitaan minuman keras (miras) ilegal dan puluhan kostum badut jalanan.

Pemusnahan, dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), beberapa hari lalu.

Sani sapaan karibnya berikan perhatian pada puluhan pengamen dan badaut yang kostumnya disita, lantaran hal ini dapat menuai persoalan baru seperti bertambahnya pengangguran.

Baca juga  Haornas dan Sumpah Pemuda, Pemkab Kukar Ajak Pelajar dan Masyarakat Ikut Lomba Gerak Jalan

“Kalau memang tidak boleh jadi badut, lalu mereka disuruh jadi apa. Kita boleh memusnahkan barang-barang orang,” tegas Sani.

Dirinya menjelaskan, seharunya pemerintah dapat mengantinya dengan memberian fasilitas, seperti menjadikan penjual, atau merekrut menjadi pelaku UMKM, Senin (31/10/2022).

“Atau lapangan kerja lainnya,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, mengenai pemusnahan miras ilegal, Sani sangat mendukung penuh pemerintah. Lantaran, miras sering meresahkan masyarakat sekitar.

Baca juga  Rendi Solihin Apresiasi Kemandirian dan Prestasi Masyarakat Disabilitas di Kukar

Tetapi, mengenai badut ia mengaku tidak pernah melihat di pinggir jalan sambil meminum miras.

“Namun harus diingat. Kostum badut itu mereka beli dengan uang, jadi Pemkot Samarinda harus bijaksana melihat makin maraknya badut-badut ini,” imbuhnya.

“Dan ini harus dilihat sebagai efek dari sulitnya masyarakat mencari pekerjaan,” lanjutnya.

Sani memiliki usulan untuk para badut, seperti diberi pembinaan, diberikan peluang kerja atau dikasih alternatif ingin bekerja apa.

Baca juga  Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhmmad Samsun Apresiasi Kinerja Bapenda Kaltim di APBD Award 2023

“Jangan-jangan ada seorang bapak yang mencari nafkah untuk anaknya,” tutupnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/Nfl/ADV)

Berita Lainnya

Berita Terbaru