Akupedia.id, TENGGARONG – Posyandu ILP Anggrek Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet juara pada Lomba Posyandu dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Atas pencapaian ini, posyandu tersebut didapuk mewakili Kaltim di ajang nasional.
Keunggulan Posyandu Anggrek terletak pada beragam inovasi unggulan yang mampu menarik partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak, remaja, hingga lanjut usia. Ketua PKK Desa Suka Damai, Selviani, menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah sinergi para kader, pemerintah desa, serta dukungan instansi terkait.
“Ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga tantangan agar kami dapat terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk warga,” ungkap Selviani, Jumat (26/07).
Beberapa inovasi andalan yang mendapat perhatian, antara lain program Pelayan RT, di mana para kader turun langsung menyapa warga dari rumah ke rumah guna memastikan tidak ada yang luput dari layanan kesehatan dasar. Selain itu, terdapat program penyuluhan remaja, perayaan ulang tahun balita, hingga Kolam Balitaku sebuah wadah produksi makanan tambahan dari hasil kebun dan ternak lokal.
Hasil panen dari Kebun Balitaku tidak diperjualbelikan, melainkan dibagikan secara gratis kepada warga yang datang ke posyandu. Tak kalah unik, ada pula inovasi Ojek Lansia yang dikhususkan untuk membantu para orang tua di wilayah terpencil agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan posyandu.
“Setiap bulan, kami juga rutin melakukan evaluasi bersama tim kesehatan dari Puskesmas Badak Baru. Evaluasi ini penting agar setiap program dapat terus diperbaiki dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tambah Selviani.
Dalam lomba tingkat nasional nanti, dua kader Posyandu ILP Anggrek, yakni Masih Ada Sari dan Eka Firnawati, akan tampil sebagai wakil Kaltim. Keduanya diharapkan dapat membawa nama baik Kukar sekaligus Provinsi Kalimantan Timur dengan mengusung berbagai terobosan yang telah dilakukan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan apresiasi dan selamat atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor membawa hasil positif.
“Prestasi ini membuktikan bahwa apa yang dilakukan para kader posyandu tidak sia-sia. Ke depan, kami ingin seluruh kader, termasuk 816 posyandu lain di Kukar, terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Arianto.
Ia berharap keberhasilan Posyandu ILP Anggrek dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain, sekaligus menjadi pemacu semangat dalam memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.
“Posyandu bukan hanya wadah pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang kebersamaan untuk membangun kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. (Adv/Arf)





