Tekan Enter untuk mencari

Panen Padi Gogo di Muara Jawa Ulu, Kukar Tegaskan Posisi sebagai Penopang Pangan IKN

Foto: Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, panen Padi Gogo di Kecamatan Muara Jawa bersama Kepala Otoritas IKN, Basuki Hadimuljono. (Foto: Kukarpaper)

Akupedia.id. Tenggarong – Penguatan sektor pertanian berbasis inovasi mulai menunjukkan hasil di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Hal ini ditandai dengan panen padi gogo seluas 20 hektare di Muara Jawa Ulu, Kamis (9/4/2026), yang digagas bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Keduanya turut turun langsung ke sawah melakukan panen bersama petani, sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas IKN.

Dalam kesempatan itu, Rendi menegaskan bahwa Kukar memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan di Kalimantan Timur, termasuk untuk kawasan IKN. Ia menyebut, lebih dari separuh kebutuhan beras di Kaltim saat ini dipasok dari Kukar.

“Sekitar 54 persen kebutuhan beras di Kalimantan Timur berasal dari Kukar,” ujarnya.

Ia menekankan, penguatan sektor pertanian menjadi prioritas pemerintah daerah, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga melalui modernisasi sistem pertanian. Salah satu langkah konkret adalah penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada petani.

“Alsintan yang kami siapkan sudah cukup canggih, termasuk penggunaan drone sprayer. Ini bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian di Kukar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rendi berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan Otorita IKN dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan.

“Ke depan kami siap memperkuat dukungan, sepanjang ada ruang kolaborasi dengan Otorita IKN. Ini penting agar Kukar benar-benar mampu menjadi pemasok utama pangan bagi IKN,” tegasnya.

Panen padi gogo ini menjadi penanda bahwa Kukar tidak hanya memiliki potensi, tetapi juga mulai menunjukkan kesiapan nyata sebagai pusat produksi pangan untuk menopang kebutuhan ibu kota negara yang baru.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini