Akupedia.id, TENGGARONG – Turnamen Pickleball 2026 yang digelar dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Nirwa Juwita Pickleball (NJP) Club resmi bergulir pada Jumat (17/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Gedung DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Indonesian Pickleball Federation (IPF) Kukar.
Ajang olahraga tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 17 hingga 18 Januari 2026. Sebanyak 70 peserta dari berbagai klub pickleball di Kukar ambil bagian dalam turnamen ini, dengan NJP Club bertindak sebagai tuan rumah.
Turnamen mempertandingkan kategori beginner putra dan beginner putri, dengan perebutan juara satu, dua, dan tiga. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga difokuskan sebagai sarana pembinaan dan peningkatan kualitas atlet-atlet pemula.
Ketua NJP Club, Nirwa Juwita, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk menjaring potensi atlet baru sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi pemain pemula. Ia menilai jam terbang dan mental bertanding menjadi aspek penting dalam pembinaan atlet.
“Turnamen ini kami jadikan motivasi agar pemain pemula berani tampil, menambah pengalaman, dan membangun mental saat bertanding,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia menargetkan seluruh rangkaian pertandingan dapat diselesaikan dalam dua hari. Namun, apabila memungkinkan, partai final hingga penyerahan hadiah akan dipercepat.
Dalam pelaksanaannya, Nirwa mengakui masih terdapat kendala, khususnya keterbatasan lapangan outdoor yang membatasi waktu latihan dan pertandingan hanya pada sore hingga malam hari. Ke depan, ia berharap adanya dukungan fasilitas berupa gedung indoor agar proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
NJP Club sendiri terbuka untuk masyarakat umum dan saat ini masih memfokuskan pembinaan pada kelas beginner tanpa batasan usia, dengan penilaian berdasarkan kemampuan teknik bermain. Menurut Nirwa, atlet usia anak-anak kerap menunjukkan potensi besar karena kecepatan dan kontrol permainan yang baik.
“Di tingkat nasional, kelas yang paling bergengsi justru U19 open. Anak-anak sering kali punya potensi luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kukar dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Syafliansyah, menyebut pickleball sebagai cabang olahraga yang berkembang pesat dan semakin digemari masyarakat.
“Pickleball berkembang sangat cepat, seperti virus yang menyebar. Olahraga ini seru, mudah dimainkan, dan mendukung gaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pickleball tidak hanya menekankan aspek kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan karena dapat dimainkan oleh semua kalangan usia.
“Semua usia bisa ikut bermain. Ini olahraga yang menyenangkan, menyehatkan, dan mempererat kebersamaan,” katanya.
Melalui turnamen ini, diharapkan semakin banyak klub pickleball di Kukar yang terdorong untuk aktif menggelar dan mengikuti kompetisi serupa sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan olahraga pickleball di daerah.
(Arf)