Pemdes Sumber Sari Bakal Bangun Gazebo dan Tempat Selfie untuk Wisatawan Bukit Biru

Portalborneo.or.id, Tenggarong – Kutai Kartanegara merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki banyak potensi wisata.

Salah satunya adalah Bukit Biru yang berada di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu.

Bukit Biru menawarkan keindahan Kukar dari ketinggian dan posisinya juga berdekatan dengan air terjun yang tak kalah memesona.

Kepala Desa Sumber Sari, Sunarto, mengatakan wisata Bukit Biru menjadi destinasi favorit dan unggulan yang banyak didatangi masyarakat.

Baca juga  Rudy Mas’ud Tegaskan Dominasi: Target 60% Dukungan di Kampanye Akbar Stadion Aji Imbut

Untuk itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber Sari akan membenahi wisata Bukit Biru dengan mengalokasi anggaran dana desa dan bantuan dari swadaya masyarakat.

“Dari desa menganggarkan, dari swadaya warga juga ada,” ujarnya, Kamis (23/3/2023).

Selain itu, Pemerintah desa berencana mengubah wisata bukit biru menjadi bumi perkemahan bagi wisatawan.

Fasilitas penerangan juga akan dibuat agar pelancong merasa aman dan nyaman saat berkemah di malam hari.

Baca juga  Hari Jadi Ke-77 Tahun, Samsun Harap TNI Semakin Mampu Mengayomi Masyarakat

Berbagai fasilitas akan dibangun di kawasan wisata tersebut. Seperti gazebo sebagai tempat bersantai bagi para wisatawan.

Gazebo ini akan menjadi wadah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan. Jalur menuju puncak Bukit Biru juga akan diperbaiki untuk memudahkan pendaki.

“Nantinya juga ada dibuat tangga, terus semacam tempat selfie dan papan nama,” sebut Sunarto.

Wisata Bukit Biru merupakan salah satu destinasi wisata pendakian, lokasinya tidak jauh dari kota Tenggarong. Puncak gunung ini tercatat memiliki ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.

Baca juga  Kisah Inspiratif Mantan Jurnalis, Bangun Bisnis Kopi di Pelosok Kota Samarinda

Untuk bisa mencapai puncak, para pendaki harus berjalan kaki dan menempuh jarak sepanjang satu kilometer. 

Tapi jalur tersebut tak mudah untuk dilalui oleh pendaki karena semakin mendekati puncak gunung, semakin banyak rintangan yang dihadapi oleh pendaki. Termasuk jalur terjal dan di sisinya terdapat jurang yang cukup tinggi.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/Dzl)

Berita Lainnya