Tekan Enter untuk mencari

Diterkam Buaya di Sungai Mahakam, Bocah 13 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Foto: Proses evakuasi korban diterkam buaya di Sungai Mahakam, Minggu (30/3/2026) malam

Akupedia.id, Tenggarong – Pencarian hari kedua Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil, tim akhirnya menemukan korban anak yang dilaporkan diterkam buaya di Sungai Mahakam, Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) , dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (30/3/2026) malam.

Korban diketahui bernama MAJ (13), warga Jalan Junjung Buih RT 02, Desa Kutai Lama. Ia sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di perairan Sungai Mahakam.

Awalnya, Tim SAR gabungan menerima informasi penemuan korban sekitar pukul 19.50 Wita dan langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar 10 menit kemudian, tepatnya pukul 20.00 Wita, korban berhasil dievakuasi sekitar 1,57 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian pertama (LKP).

“Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 1,57 kilometer dari lokasi awal ke arah hilir,” demikian disampaikan dalam laporan Tim SAR di lapangan.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Usai proses evakuasi, pada pukul 20.10 Wita, seluruh unsur SAR gabungan melaksanakan debriefing. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel kembali ke satuannya masing-masing dengan status siaga.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing,” lanjut laporan tersebut.

Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Samarinda, BPBD Anggana, Satpolair Polda Kaltim, Satpolair Polres Kukar, PMI Anggana, Dinas Perhubungan Kukar, Damkar Anggana, relawan, hingga masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan operasi, tim menghadapi kendala berupa ancaman binatang buas, yakni buaya yang masih berada di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, proses evakuasi berjalan lancar dengan dukungan berbagai peralatan seperti rubber boat, speedboat, peralatan selam, hingga perlengkapan medis.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar Sungai Mahakam yang dikenal sebagai habitat alami buaya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini