Tekan Enter untuk mencari

Kekurangan Anggaran Rp15 Miliar Bayangi Persiapan Kontingen Kukar Menuju Porprov

Foto: Rapat Dengar Pendapat yang digelar bersama Komisi IV DPRD Kukar, Rabu (22/4/2026).

Akupedia.id, Tenggarong – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Faisal, menyoroti kekurangan anggaran dalam persiapan Kontingen Kukar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang diperkirakan mencapai Rp15 miliar.

Hal ini disampaikannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan berbagai pihak, yakni Dispora Kukar, KNPI Kukar, KONI Kukar, NPC, serta pihak terkait lainnya, di Ruang BANMUS DPRD Kukar, Rabu (22/4/2026).

Kekurangan tersebut, kata Andi Faisal, baru mencakup kebutuhan pelaksanaan kegiatan dan belum termasuk pengadaan peralatan untuk training center (TC) maupun kebutuhan lain di luar pemusatan latihan. Hal ini dinilai berpotensi mengganggu kesiapan atlet, mengingat tahapan persiapan olahraga membutuhkan proses berjenjang.

“Kalau menunggu perubahan anggaran, ini tidak akan berjalan maksimal. Sementara pelaksanaan sudah di bulan November, artinya waktu kita tinggal sekitar tiga bulan lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari paparan yang disampaikan oleh pihak yang hadir, kebutuhan anggaran memang cukup besar seiring dengan rencana keikutsertaan sekitar 63 hingga 64 cabang olahraga dalam Porprov di PPU.

Meski kondisi keuangan daerah saat ini belum stabil, Andi Faisal memastikan DPRD Kukar tetap berkomitmen mendorong sektor olahraga dan kepemudaan agar tetap berjalan. Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan dan olahraga menjadi penting dalam menghadapi keterbatasan anggaran.

“Kita tetap dorong, walaupun anggaran tidak akan sebesar yang diinginkan. Tapi insya Allah akan kita upayakan untuk bisa terealisasi,” katanya.

Sebagai langkah konkret, DPRD Kukar akan melakukan pembahasan internal dan menjadwalkan pertemuan dengan Bupati Kutai Kartanegara guna mencari solusi terbaik agar persiapan tetap berjalan optimal.

Selain itu, DPRD Kukar juga membuka peluang keterlibatan pihak swasta untuk membantu pembinaan atlet. Perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara diharapkan dapat berkontribusi sebagai “orang tua asuh” bagi cabang olahraga maupun atlet.

“Kita akan mengundang pihak swasta. Harapannya mereka yang berinvestasi dan mengambil sumber daya di Kukar juga bisa ikut berkontribusi terhadap prestasi olahraga daerah,” jelasnya.

Dengan waktu yang semakin terbatas, Andi Faisal pun menegaskan perlunya langkah cepat dan kolaboratif agar target prestasi dalam Porprov tetap bisa dicapai meski di tengah keterbatasan anggaran.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini