Meningkatkan Kualitas Posyandu melalui Revitalisasi dan Pelatihan Kader

Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan langkah strategis dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Fokus utama yang akan digarap tahun ini bukan hanya pembangunan fisik melainkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalamnya.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar pemerintah daerah akan mendorong program pelatihan kader secara masif dan terstruktur di seluruh kecamatan. Kepala DPMD Kukar Arianto menegaskan bahwa revitalisasi Posyandu tidak akan berdampak optimal tanpa keterlibatan aktif dan kapasitas yang mumpuni dari para kader.

Baca juga  HKG ke-53 PKK Kukar di Muara Badak Jadi Ajang Perkuat Peran Keluarga dalam Pembangunan Daerah

Kukar menargetkan bahwa seluruh kader akan mendapat pendampingan teknis dan edukasi yang relevan sesuai dengan peran mereka dalam pelayanan kesehatan ibu anak dan keluarga. Langkah ini dianggap penting untuk mengurangi ketimpangan kualitas layanan antara desa satu dengan desa lainnya.

Peningkatan kapasitas kader akan dilakukan dalam bentuk pelatihan tematik berkala seperti manajemen pelayanan dasar gizi balita pencatatan data kesehatan serta keterampilan komunikasi sosial. Dengan pendekatan ini Posyandu diharapkan tidak lagi bersifat seremonial melainkan menjadi ruang interaktif yang hidup dan solutif.

Baca juga  Lima Desa Kukar Masuk Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, Program Dimulai 2026

Kegiatan pelatihan tersebut juga akan dikombinasikan dengan peningkatan kenyamanan fasilitas Posyandu melalui penyediaan peralatan pendukung pelayanan serta pemanfaatan ruang sebagai pusat informasi kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah menilai bahwa infrastruktur yang baik hanya akan optimal jika diisi oleh tenaga yang kompeten.

DPMD Kukar telah memetakan sejumlah wilayah prioritas untuk implementasi awal program ini termasuk di kecamatan dengan indeks layanan kesehatan dasar yang masih rendah. Evaluasi akan dilakukan secara rutin untuk menilai efektivitas pendekatan baru ini terhadap pencapaian target pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Baca juga  Wabup Kukar Rendi Solihin Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di Sungai Meriam

Program revitalisasi ini juga akan melibatkan lintas sektor termasuk Dinas Kesehatan dan TP PKK di berbagai tingkatan guna memastikan koordinasi dan keberlanjutan layanan. Arianto menyampaikan bahwa peran keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat dibutuhkan untuk menciptakan Posyandu yang dinamis dan inklusif.

Dengan menitikberatkan pada kualitas kader dan fungsi sosial Posyandu Kukar optimistis mampu menciptakan transformasi layanan kesehatan yang lebih partisipatif berbasis komunitas serta mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan di tingkat desa.

(Adv/DPMD/Kukar)

Berita Lainnya