Sekkab Kukar Sebut Angka Stunting di Kukar Terus Menurun

Foto : Sekkab Kukar, Sunggono (Istimewa)
Foto : Sekkab Kukar, Sunggono (Istimewa)

Akupedia.id– TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menekan angka stunting. Saat ini angka stunting di Kukar terus mengalami penurunan disetiap tahunnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono menargetkan, bahwa angka stunting di Kukar bisa berada di bawah 15 persen pada akhir tahun 2024.

Baca juga  Bupati Kukar Aulia Rahman Sambangi Lansia di Loa Janan Ulu pada Peringatan Harganas ke-32 Kaltim

“Sementara ini, Pemkab Kukar telah menentukan 48 desa yang akan menjadi lokasi fokus (Lokus) penanganan stunting,” kata Sunggono.

Dirinya, optimis target tersebut bisa tercapai. Caranya adalah dengan mengoptimalkan peran tiap Organisai Perangkat Daerah (OPD), untuk turut terlibat dalam penanganan stunting.

“Apalagi ada beberapa arahan atau rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bahwa OPD harus bisa turunkan stunting,” terangnya kepada wartawan Jumat (5/4) kemarin.

Baca juga  Wali Kota Samarinda dan Bapemperda Saling Sahut Soal RTRW Samarinda

“Tahun 2022 kasus stunting tembus 17,46 persen, sedangkan tahun 2023 capai 16,39 persen, artinya memang ada ten pemuruna di tiap tahun,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menegaskan kunci dari penekanan angka stunting adalah keakuratan data dalam melakukan identifikasi persoalan. Untuk itu Pemkab menggunakan Desa Kelurahan Presisi, dengan mencacah data yang lengkap.

Baca juga  GPM Kukar 2025: Strategi Pemkab Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

“Tidak hanya berdasarkan sampel di desa kelurahan yang ditemukan kasus stunting. Pendataan disurvey secara lengkap merupakan langkah awal penurunan angka stunting. Hal ininuntuk mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan bahagia,” pungkasnya.

Penulis : Bayu Andalas Putra

Berita Lainnya