Kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir mulai memicu peningkatan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Kondisi cuaca yang kering membuat risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tinggi, terutama di daerah yang memiliki lahan gambut dan semak belukar yang mudah terbakar.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat asap atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar. Pencegahan sejak dini menjadi kunci untuk menghindari bencana yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan menghambat aktivitas masyarakat.
☎️ Nomor Darurat: 112
📍 Tetap waspada dan ikut menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.