Tekan Enter untuk mencari

Pemkab Kukar Salurkan 9.756 Kg Beras untuk Warga Rapak Lambur Terdampak Gagal Panen

Foto: Penyerahan bantuan beras kepada warga Rapak Lambur yang terdampak gagal panen.

Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga Desa Rapak Lambur yang terdampak gagal panen akibat banjir. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Rabu (8/4/2026).

Bantuan yang diberikan berupa 9.756 kilogram beras atau setara 1.084 karung, yang disalurkan kepada 153 kepala keluarga (KK) atau 542 jiwa terdampak.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami para petani. Ia menjelaskan, gagal panen terjadi akibat banjir yang merendam kawasan persawahan warga, dipicu curah hujan tinggi sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas bencana gagal panen yang Bapak/Ibu alami,” ujarnya.

Aulia menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan mitigasi serta percepatan pemulihan, agar petani dapat kembali menanam pada musim tanam berikutnya.

Selain bantuan beras, Pemkab Kukar juga menyalurkan benih padi sebanyak 1.250 kilogram untuk mendukung masa tanam selanjutnya.

“Penanaman berikutnya memang terkendala benih. Alhamdulillah hari ini sudah kita serahkan untuk siklus tanam selanjutnya,” tambahnya.

Di sisi lain, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, terutama terkait alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester, alat pengering, hingga pipanisasi untuk mendukung sistem irigasi.

Menanggapi hal tersebut, Aulia memastikan pemerintah daerah akan segera mencari solusi dan menindaklanjuti kebutuhan para petani.

“Kita akan carikan jalan keluarnya. Mana yang bisa kita eksekusi, akan segera kita kerahkan untuk membantu kelancaran proses panen,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengapresiasi perhatian Pemkab Kukar terhadap warganya, khususnya para petani yang terdampak gagal panen.

Ia mengungkapkan, sejak menjabat pada 2022, berbagai kebutuhan petani seperti alsintan dan irigasi mulai mendapat perhatian pemerintah, terutama sejak 2023.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati. Petani kami sangat membutuhkan bantuan, terutama beras dan benih padi. Saat gagal panen, mereka tidak memiliki hasil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, kegagalan panen yang terjadi hingga dua kali membuat stok benih petani habis, sehingga bantuan benih menjadi sangat dibutuhkan.

“Alhamdulillah hari ini ada tindak lanjut, benih padi sudah disalurkan. Saat ini masyarakat juga sudah mulai membuka lahan untuk masa tanam berikutnya,” tambahnya.

Dengan sekitar 80 persen warganya berprofesi sebagai petani, Yusuf berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan ke depan terus berlanjut untuk mendukung kesejahteraan petani di Desa Rapak Lambur,” pungkasnya.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini