Akupedia.id, Tenggarong – Pemutaran film dokumenter Penyambung Lidah Rakyat pada hari kedua di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kegiatan yang digelar di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), Minggu (29/3/2026), dipadati warga yang datang dari berbagai kalangan.
Sejak sebelum acara dimulai, masyarakat telah memadati lokasi. Bahkan, sebagian warga harus menyesuaikan posisi karena keterbatasan tempat di dalam gedung. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan pemutaran film yang dinilai jarang digelar.
Film yang diputar mengangkat kisah perjalanan hidup Rahmat Dermawan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar. Ia digambarkan berasal dari keluarga sederhana, dengan latar belakang sebagai anak petani dan ibu yang berjualan sayur. Cerita tersebut dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat, sehingga mudah diterima dan dipahami oleh penonton.
Salah satu warga menyebutkan bahwa isi film sesuai dengan harapan masyarakat terhadap sosok yang ditampilkan.
“Memang sesuai dengan karakter dan harapan masyarakat. Sosoknya seperti penyambung lidah rakyat,” ujarnya.
Selain itu, alur cerita yang ditampilkan juga dinilai mampu memberikan inspirasi. Warga mengaku tersentuh dengan perjalanan hidup yang penuh perjuangan, namun tetap membawa pesan tentang pentingnya keikhlasan dalam menjalankan amanah.
“Ceritanya bagus, ada sedihnya juga, tapi lebih ke inspirasi. Apalagi latar belakangnya dari keluarga petani, itu sangat dekat dengan kehidupan kami,” kata penonton lainnya.
Karakter Rahmat Dermawan yang digambarkan dalam film sebagai sosok yang ramah dan dermawan turut mendapat perhatian masyarakat. Hal tersebut dinilai menjadi nilai tambah yang memperkuat kesan positif terhadap cerita yang disajikan.
“Seru dan menginspirasi, sosoknya juga terlihat ramah dan dermawan,” ujar warga.
Di akhir kegiatan, masyarakat juga menyampaikan harapan agar nilai-nilai yang disampaikan dalam film dapat terus diwujudkan dalam kehidupan nyata. Mereka berharap sosok yang diceritakan tetap konsisten dalam menjalankan amanah serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Harapannya semoga selalu menjalankan amanah dengan baik dan terus maju,” ungkap salah satu warga.
Secara keseluruhan, masyarakat Muara Jawa menilai pemutaran film Penyambung Lidah Rakyat tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan inspiratif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi masyarakat dengan latar belakang serupa.
Penulis: Aulia Rahmatul Azizah





