Muara Wis Dorong UMKM “Naik Kelas” Lewat Pelatihan Kemasan dan Pemasaran Wisata

Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kecamatan Muara Wis mengambil langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dengan fokus pada penguatan kemasan produk. Langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan nilai jual sekaligus menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.

Camat Muara Wis, Fadhli Annur, menjelaskan bahwa selama ini banyak produk lokal memiliki kualitas rasa yang baik, namun kalah bersaing di pasaran karena kemasan yang kurang menarik. Untuk itu, pemerintah kecamatan menginisiasi program pelatihan desain kemasan agar para pelaku UMKM bisa menampilkan produknya secara profesional dan memikat konsumen.

Baca juga  Kukar Terpilih Jadi Tuan Rumah Diklat Peningkatan Kapasitas dan Kinerja Senkom Rescue Kaltim Tahun 2022

“Banyak pelaku UMKM kita produknya bagus, tetapi dari segi kemasan masih banyak kekurangan. Pelatihan ini akan mengajarkan mereka membuat kemasan baru agar lebih menarik bagi konsumen,” ujar Fadhli.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli di bidang desain grafis dan pemasaran, dengan pendekatan materi yang praktis dan mudah diterapkan. Peserta diharapkan dapat langsung memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk memperbarui tampilan produk mereka, sehingga lebih siap untuk bersaing di pasar lokal maupun wisata.

“Materi yang diberikan tidak berat, mudah dipahami, dan langsung bisa diterapkan oleh para peserta,” tambah Fadhli.

Baca juga  Gua Batu Gelap Sukamaju Disiapkan Jadi Wisata Edukasi, Dispar Kukar Dukung Pengembangan Aman dan Berkelanjutan

Selain meningkatkan nilai estetika produk, inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kecamatan Muara Wis untuk membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Produk UMKM yang telah “naik kelas” akan dipasarkan di lokasi wisata, sehingga pertumbuhan usaha lokal dapat bersinergi dengan kunjungan wisatawan.

“Pasarnya juga akan kita arahkan di destinasi wisata. Kami ingin pertumbuhan UMKM dan tempat wisata berjalan beriringan. Jika produk UMKM berkembang, pariwisata juga akan ikut meningkat,” ungkapnya.

Program ini menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan untuk menciptakan pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap dinamika pasar. Fadhli mengajak seluruh pelaku UMKM di Muara Wis untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan ini sebagai pijakan untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk.

Baca juga  Dispar Kukar Gelar Event ‘Tetiba Jogja’ di Obelix Sea View untuk Promosikan Seni Dayak dan Gubang ke Wisatawan Nasional dan Internasional

“Ini merupakan langkah awal untuk membekali mereka agar lebih siap menghadapi tantangan pasar. Kami berharap program ini membuka peluang baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara nyata,” tutup Fadhli.

Dengan inisiatif ini, Muara Wis tidak hanya menekankan pada kuantitas produksi, tetapi juga kualitas penyajian dan strategi pemasaran sebagai kunci memperkuat ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah. (Adv/Arf)

Berita Lainnya