Warga Samarinda Cemas Usai Temuan Mayat Mengapung di Sungai Mahakam

Penemuan mayat pria mengapung di Sungai Mahakam mengagetkan warga Teluk Lerong Ulu. Korban ditemukan oleh seorang atlet dayung yang tengah menjalani latihan sore. Penemuan tersebut menambah kekhawatiran masyarakat soal keamanan perairan di sekitar permukiman.

Warga setempat segera berdatangan ke lokasi setelah kabar menyebar. Proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan petugas Babinsa, SAR, dan tim medis. Jenazah yang belum diketahui identitasnya langsung dibawa ke RSUD AWS untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga  28 Januari Mendatang PDI Perjuangan Targetkan Menanam 250 Juta Pohon

Kondisi korban yang sudah mengapung selama beberapa hari membuat penyelidikan awal cukup sulit. Pihak berwenang menduga korban bukan warga sekitar karena tidak ada laporan orang hilang dari lingkungan tersebut.

Situasi ini memicu kekhawatiran warga soal keselamatan dan pengawasan sungai yang selama ini menjadi jalur aktivitas warga. Beberapa nelayan dan pedagang sungai meminta pemerintah memasang kamera pengawas di titik-titik strategis.

Baca juga  OJK dan Satgas Pasti Blokir 1.332 Entitas Keuangan Ilegal dalam Tiga Bulan

Lurah Teluk Lerong Ulu menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memperketat pengawasan sungai dan memastikan tidak ada celah keamanan yang bisa membahayakan warga. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi tentang korban.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dekat sungai, terutama di malam hari. Pemerintah akan menyiapkan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga  Jawaban Menteri PUPR Tanggapi Kritik Anies Baswedan, Basuki: Datanya Bagus

Berita Lainnya