Gerakan Pangan Murah yang diadakan Pemerintah Kukar menghadirkan manfaat ganda, yakni menjaga stabilitas harga dan membuka peluang pasar untuk petani lokal. Paket murah yang disediakan terdiri dari komoditas utama, ditujukan bagi keluarga prasejahtera dan warga luas.
Dinas Ketahanan Pangan mengedepankan skema kemitraan dengan kelompok tani dan pelaku usaha mikro. Mereka memasok bahan pokok yang dijual pada kegiatan GPM, sehingga setiap kegiatan mendukung ekonomi daerah. Pendekatan ini menjembatani kebutuhan konsumen dan keberlanjutan petani.
Selain itu, kegiatan GPM dilengkapi penguatan literasi pangan bagi masyarakat. Informasi mengenai pemilihan bahan berkualitas, teknik penyimpanan dan pengolahan sehat disebarkan melalui brosur dan penyuluhan langsung. Edukasi ini diharapkan berdampak jangka panjang bagi keluarga.
Pidato kepala dinas mengungkap rencana menjadikan GPM sebagai agenda rutin, mengingat efektivitasnya dalam menekan inflasi dan memperkuat ekonomi lokal. Pemerintah setempat terus memonitor harga dan menyusun jadwal kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat wilayah Kukar.
Para warga menyatakan apresiasinya karena merasakan harga yang proporsional dibandingkan lonjakan menjelang hari raya sebelumnya. GPM pun dianggap sebagai langkah komprehensif yang tidak hanya menolong konsumen, tapi juga memberdayakan komunitas desa.