Bupati Kukar Buka Festival Ramadan di Kelurahan Maluhu

Foto: Festival Ramadan di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai. Acaranya akan berlangsung selama satu pekan, dari 22-28 Maret 2024.
Foto: Festival Ramadan di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai. Acaranya akan berlangsung selama satu pekan, dari 22-28 Maret 2024.

Akupedia.id, TENGGARONG – Festival Ramadan resmi dibuka oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah di Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong yang berlangsung selama satu pekan dari 22-28 Maret 2024.

Edi menjelaskan bahwa festival tersebut sudah digelar selama empat tahun, dan pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan beduk dan penyalaan kembang api yang disaksikan para tamu undangan yang hadir.

Kegiatan tersebut diawali dengan peninjauan Gerobak Berkah UMKM binaan BAZNAS Kukar dan penyerahan paket sembako dari Pemkab Kukar dan BAZNAS Kukar.

Baca juga  BRIDA Kukar Rampungkan Penelitian APBD 2024, Tingkatkan Kolaborasi dengan Kampus dan OPD

Selain itu, Festival Ramadan ini juga menggelar sejumlah perlombaan, di antaranya Hafalan Surah Pendek, Adzan, Qiroah, Kaligrafi, dan Gerebek Sahur yang dilaksanakan mulai 22-28 Maret mendatang.

Ia mengungkapkan, bahwa kegiatan ini bagian dari menguatkan kebersamaan di bulan Ramadan, dan harus bisa memberikan motivasi, terutama pada generasi muda.

Hal tersebut dilakukan untuk mendorong pengembangan syiar Islam di kalangan generasi muda yang harus cinta featival-festival nuansa islami.

Baca juga  Gerakan Pangan Murah Kukar, Strategi Jaga Daya Beli Warga di Awal Tahun

“Maka dari itu nuansanya harus berbasis pada islami, sehingga esensinya bisa dikemas dengan baik. Kegiatan ini juga kolaborasi dengan para pelaku UMKM yang ada di Maluhu, dengan tujuan meningkatan ekonomi, sehingga punya kesempatan dan waktu berjualan,” kata Edi.

Dirinya berharap, kolaborasi semacam inu harus terus dikuatkan dan dipertahankn. Bukan hanya dari sisi keagamaan saja melainkan dari sisi ekonomi kerakyatan juga harus ditingkatkan.

Baca juga  Pemkab Kukar Dorong Desa Wisata Jadi Motor Ekonomi Baru, Dukung Infrastruktur dan Pelestarian Lingkungan

“Saya berharap kegiatan kolaborasi antara pembinaan keagamaan dan ekonomi kerakyatan ini bisa terlaksana dengan baik, terutama di Kelurahan Maluhu,” pungkasnya.

Penulis : Bayu Andalas Putra

Berita Lainnya