DPRD Kaltim Mendukung Pemecahan Masalah Ketersediaan Pupuk di Makroman

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis.
Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis.

Akupedia.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, telah secara tegas mengekspresikan keprihatinannya tentang permasalahan ketersediaan pupuk yang dihadapi petani di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

Menyadari keluhan yang semakin marak terkait kesulitan petani dalam mendapatkan pupuk, baik yang bersubsidi maupun yang tidak, DPRD Kaltim turut menyuarakan pentingnya penyelesaian permasalahan ini.

Baca juga  Ketua Komisi III DPRD Kaltim Mendorong Pemerataan Pendidikan dalam Rapat Paripurna

Meskipun Kalimantan Timur telah menjadi tuan rumah bagi industri pupuk terbesar, kenyataannya masih terdapat kelangkaan pupuk yang berdampak negatif pada produktivitas pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.

DPRD Kaltim, melalui perwakilannya Nanda, menyuarakan kebingungannya terkait aturan yang mengharuskan petani memiliki kartu khusus untuk membeli pupuk, yang ternyata belum begitu dipahami oleh banyak petani.

Baca juga  Tegaskan Pemahaman Ideologi Pancasila, Agus Suwandy Gelar Sosbang di Samarinda Seberang

DPRD Kaltim memahami bahwa Kelurahan Makroman memiliki potensi besar dalam mendukung kedaulatan pangan, dan mereka juga menilai bahwa pemerintah belum memberikan dukungan yang cukup kepada petani di sana.

“Kita mendukung upaya pemerintah untuk menginventarisasi petani lokal yang belum memiliki kartu subsidi pupuk dan memberikan bantuan yang diperlukan,” sebut Nanda.

Kesimpulannya, DPRD Kaltim mendukung penuh upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ketersediaan pupuk di Makroman. Mereka melihatnya sebagai langkah penting dalam mendukung pertanian lokal dan mencapai kedaulatan pangan di wilayah tersebut.

Baca juga  Sarkowi: Pentingnya Ketahanan Pangan untuk Mendukung Pembangunan IKN di Kaltim

DPRD Kaltim berharap pemerintah tidak hanya berbicara, tetapi juga mengambil tindakan nyata dalam membantu petani di Kalimantan Timur untuk mencapai hasil pertanian yang lebih produktif.

 

ADV/DPRD/FR/54

Berita Lainnya