Hadapi Pemilu 2024, DPC PDI Perjuangan Samarinda Gelar Pendidikan Kader Pratama

Foto : Sekretaris DPC PDI-P Samarinda, Achmad Sofyan

Portalborneo.or.id, Samarinda – DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI-Perjuangan) Kota Samarinda menggeber persiapan menuju pesta demokrasi Tahun 2024 mendatang dengan masif melakukan Pendidikan Kader Pratama (PKP). Kali ini berlangsung di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda, Jumat 9-11 Desember 2022.

Pada tahun 2022 saja, sudah sebanyak tiga kali PKP dilaksanakan. Kemudian saat kesempatan ini diikuti sekitar 40 orang peserta. Sekretaris DPC PDIP Kota Samarinda Sofyan mengatakan, PKP merupakan instruksi langsung DPP kepada seluruh pengurus di daerah sebagai kegiatan rutin guna membentuk kemampuan dan kualitas kader.

Baca juga  KPU Kaltim Memasuki Tahap Penyusunan DCT Setelah Verifikasi Calon Caleg

“Ini PKP ke tiga yang di laksanakan untuk tahun ini. Artinya, sampai saat ini sudah ada kurang lebih 500 kader yang ikut. Semua kader berhak mendapatkan kesempatan ini,” kata Sofyan.

Sofyan menyebutkan, jika materi dalam PKP ada bermacam-macam. Mulai dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD 1945), sejarah partai PDI Perjuangan serta lain sebagainya.

Baca juga  Masif Gelar Khitanan Massal, Ely: Sesuai Arahan Ketum PDIP Wajib Turun ke Masyarakat

“Bila dikaitkan dengan momentum politik di 2024 nanti, PDI Perjuangan Kota Samarinda, yakin bisa memenangkan kembali kontestasi politik ini. Dan inilah salah satu langkahnya (PKP,” kata Sofyan.

Bagi Sofyan, PDI Perjuangan memiliki koder yang solid, militan serta terdidik. Kemudian yang mereka dapatkan dari PKP ini diharap bisa menjadi bekal nantinya untuk turun ke masyarakat.

Baca juga  Simulasikan Teknik Kepemimpinan, Samsun: Itu Seni Mempengaruhi Orang Lain

Sofyan menambahkan, pendidikan kader yang PDI Perjuangan siapkan bukan hanya untuk peserta baru saja melainkan terhadap para calon legislatif.

“Artinya PDI Perjuangan bukan hanya memiliki PKP melainkan sistem pembelajaran khusus terhadap kader yang ingin mencalonkan diri sebagai legislatif,” tandasnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id / Frisca)

Berita Lainnya