Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Desa Kahala, di tengah hamparan alamnya yang memesona, tengah menggeliat dengan program baru mengembangkan potensi wisata alamnya.
Berlokasi di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ada sebuah destinasi yang mulai mencuri perhatian seperti Solong Pinang Habang, tempat di mana keindahan alam dan keanggunan tumbuhan anggrek bersatu dalam satu perjalanan tak terlupakan.
Dari Desa Kahala, hanya dalam waktu perjalanan sekitar 30 menit, pengunjung akan disambut oleh keberagaman anggrek yang tumbuh subur di sepanjang jalur wisata ini.
Menurut Mahlan, Kepala Desa Kahala, tempat ini seperti memiliki “7 tingkat keajaiban”, dengan 7 varietas anggrek tersebar di 7 titik yang berbeda.
Luasnya sekitar 200 hektare, tempat wisata ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari dua desa, Kahala dan Kahala Ilir, yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kukar.
Meskipun sudah dapat dikunjungi, pengembangan masih diperlukan, terutama dalam hal akses jalan yang masih terbilang sulit.
Namun, semangat untuk memperbaiki akses tak berhenti di situ. Pemerintah Desa Kahala terus berupaya untuk meningkatkan infrastruktur, termasuk pembangunan dermaga, jembatan, dan kapal feri. Pasalnya, keindahan anggrek ini tersebar di sekitar danau dan Sungai Berambai, memberikan pengalaman wisata yang memikat bagi pengunjung.
Anggrek yang tumbuh secara alami di kawasan pegunungan dan rawa memang memerlukan sentuhan pengembangan lebih lanjut.
Hal ini diakui oleh Sugiharto, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, yang menegaskan pentingnya dukungan terhadap inisiatif lokal seperti Pokdarwis dalam mengembangkan potensi wisata daerah.
Diharapkan, dengan pengembangan ini, kunjungan wisatawan ke Kukar akan semakin meningkat, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Inilah contoh nyata bagaimana keindahan alam dapat menjadi sumber daya yang berharga, tidak hanya untuk dinikmati tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi semua pihak.
Penulis : Reihan Noor