Tekan Enter untuk mencari

Pemkab Kukar Perkuat Tata Kelola Pertanian dan Peternakan Lewat Data Lapangan

Foto: Rapat Koordinasi Bupati Kutai Kartanegara dengan pejabat struktural di lingkungan Dinas Pertanian dan Peternakan.

Akupedia.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan pentingnya pengelolaan sektor pertanian dan peternakan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah dalam visi Kukar Idaman Terbaik, sektor ini diposisikan tidak hanya sebagai sektor produksi, tetapi sebagai fondasi ketahanan pangan, penggerak ekonomi lokal, dan penopang kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan peternak.

Oleh karena itu, perlu penguatan tata kelola sektor pertanian dan peternakan melalui pendekatan berbasis data, kerja lapangan yang intensif, serta keterhubungan langsung dengan realitas yang dihadapi petani dan peternak.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, dalam rapat koordinasi internal bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Kamis (19/2/2026), menegaskan bahwa pembangunan sektor ini tidak boleh berhenti pada tataran kebijakan, tetapi harus hadir nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Agar supaya kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kondisi riil di masyarakat,” tegasnya.

Selain aspek tata kelola, keterbukaan informasi publik juga menjadi perhatian penting. Aulia mendorong agar informasi mengenai perkembangan dunia pertanian dan peternakan dapat disampaikan secara aktif, terbuka, dan berkelanjutan kepada masyarakat, salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan media.

Media diposisikan sebagai kanal penting dalam menyebarluaskan informasi, membangun kepercayaan publik, serta memperkuat partisipasi masyarakat terhadap program-program pemerintah daerah.

“Kami berharap dukungan media untuk membantu menyebarluaskan informasi ini, agar program dan kebijakan sektor pertanian dan peternakan benar-benar sampai kepada masyarakat luas,” tutup Aulia.

Sementara itu, Sekretaris yang juga sebagai Plt Kepala Distanak Kukar, Muhammad Farihin, menyampaikan bahwa pola kerja aparatur memang diarahkan untuk lebih aktif turun ke lapangan guna memperoleh data yang akurat, sekaligus membangun kedekatan dengan petani dan peternak.

Dari sisi internal, ia juga menekankan pentingnya membangun tim kerja yang solid, kompak, dan bebas dari ego personal.

“Jadi tidak ada lagi perbedaan pendapat. Sehingga nanti dalam pekerjaan bisa sesuai target,” jelasnya singkat.

Melalui penguatan tata kelola berbasis data, keterbukaan informasi, serta kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kukar menargetkan sektor pertanian dan peternakan menjadi motor utama pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Penulis: Aulia Rahmatul Azizah

Rekomendasi

Pasang Iklan di sini