Bupati Aulia Dorong Model Kolaboratif untuk Majukan Ekonomi Desa di Kukar

Akupedia.id, Tenggarong – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan kembali ditegaskan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. Saat kunjungan kerja ke Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (2/12/2025), Aulia menyoroti pentingnya sektor pertanian dan peternakan sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam agenda tersebut, Aulia meresmikan berbagai program pemberdayaan ekonomi yang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kukar, PT Multi Harapan Utama (MHU), dan Baznas Kukar. Ia menyebut sinergi tiga lembaga ini sebagai model kolaboratif yang efektif untuk penguatan ekonomi desa.

Baca juga  86 Kepala Desa Pilihan Rakyat Kukar akan Dilantik Bupati pada 14 Oktober

“Program pertanian dan peternakan ini dijalankan bersama oleh PT MHU, Pemkab Kukar, dan Baznas. Jadi ada tiga pihak yang bergerak,” ujar Aulia.

Sejumlah kegiatan turut dilakukan, mulai dari peresmian pondok kompos, peninjauan peternakan sapi, hingga penanaman padi organik secara serentak bersama kelompok tani dan masyarakat sekitar. Selain itu, Aulia juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Kantor Desa Jembayan Tengah sebagai langkah peningkatan layanan desa.

Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut tidak boleh sebatas seremoni. Aulia berharap seluruhnya benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga, terutama dalam menggerakkan perekonomian lokal.

Baca juga  13 Grup Ramaikan Festival Begerakan Sahur, Tradisi Lokal di Kutai Kartanegara

“Kita ingin aktivitas ini membawa dampak positif, terutama secara ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Bupati Aulia juga menekankan perlunya pemberdayaan berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kapasitas masyarakat. Menurutnya, program-program ini harus dirancang untuk membuka peluang ekonomi yang lebih baik bagi warga desa.

“Program seperti ini harus bisa memberdayakan warga. Harapannya, secara ekonomi dan kapasitas per kapita, pendapatan mereka bisa jauh lebih baik,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa pendekatan kolaboratif tersebut merupakan bagian dari konsep pentahelix dalam visi Kukar Idaman, yang melibatkan pemerintah, sektor usaha, akademisi, masyarakat, serta dukungan media.

Baca juga  TPPO di Kukar, Ancaman Tersembunyi di Balik Modernisasi dan Urbanisasi

“Pentahelix itu pemerintah, badan usaha, akademisi seperti Unikarta, masyarakat di sini, dan kawan-kawan media yang selalu menyiarkan kabar baik,” tuturnya.

Dalam momen yang sama, Aulia menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kukar atas konsistensinya dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung kepada warga yang membutuhkan.

“Kami memastikan, insya Allah, zakat yang disalurkan tepat sasaran seperti yang kita lihat hari ini,” pungkasnya.

(Arf)

Berita Lainnya