Kades dan Ketua RT di Loa Kulu Diminta Maksimalkan Program Pemkab Kukar

Akupedia.id, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Loa Kulu terus mendorong sinergi antara kepala desa (kades) dan ketua rukun tetangga (RT) untuk memaksimalkan berbagai program pembangunan yang telah digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal ini ditegaskan langsung oleh Camat Loa Kulu, Ardiansyah, saat memberikan arahan kepada para kades dan ketua RT, Kamis (12/6/2025). Menurutnya, keberhasilan pembangunan di tingkat desa tidak bisa dilepaskan dari peran aktif aparat desa dan RT yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah desa dan pemerintah kabupaten sangat penting. Ini menjadi kunci keberhasilan, terbukti dari 15 desa di Loa Kulu yang kini berstatus sebagai Desa Mandiri,” ujar Ardiansyah.

Baca juga  Kelurahan Maluhu Gelar Festival dan Safari Ramadhan 2023 Selama 12 Hari

Salah satu program prioritas yang sudah berjalan adalah Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Melalui program ini, setiap RT di Kukar memperoleh alokasi dana sebesar Rp50 juta. Dana tersebut, kata Ardiansyah, kini sudah diterima oleh para ketua RT di Kecamatan Loa Kulu untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Pada 2026 mendatang, nilai BKKD RT akan kita tingkatkan menjadi Rp150 juta. Karena itu, saya minta para ketua RT benar-benar memanfaatkan dana tersebut secara maksimal, salah satunya untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan,” jelasnya.

Ardiansyah menekankan, kebersihan lingkungan menjadi salah satu indikator penting kenyamanan masyarakat. Ia bahkan menginstruksikan agar seluruh ketua RT memastikan rumput liar di pinggir jalan tidak dibiarkan tumbuh tinggi, sehingga wajah desa tetap rapi dan tertata.

Baca juga  Dinkes Kukar Himbau Masyarakat Ketahui DBD Lebih Dini

“Anggaran operasional sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga komitmen. Jika setiap RT konsisten, maka lingkungan kita akan selalu bersih, nyaman, dan sehat,” tegasnya.

Selain menyoroti pengelolaan BKKD, Ardiansyah juga memberikan apresiasi khusus kepada Desa Jembayan Tengah yang secara rutin menggelar Festival Kampong Seraong. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan tahunan dari Desa Jembayan Tengah. Festival ini sejalan dengan visi pembangunan yang diusung Bupati Kukar, yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera sekaligus memberikan ruang bagi pertumbuhan UMKM lokal,” ujarnya.

Baca juga  Dispora Kukar Siap Fasilitasi Pemuda Kreatif di Bulan Suci Ramadhan

Ardiansyah berharap, ke depan semakin banyak desa di Loa Kulu yang mencontoh inisiatif serupa, baik dalam memanfaatkan program pemerintah maupun melahirkan gagasan kreatif untuk kemajuan desa. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, ia optimistis pembangunan di Loa Kulu akan semakin merata dan berkelanjutan.

“Jika desa dan RT kompak, maka visi besar Pemkab Kukar akan lebih mudah terwujud, yaitu menciptakan masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv/Arf)

Berita Lainnya