Bupati Edi Damansyah Ungkap Isu Strategis Wilayah Loa Janan ke Kementrian ATR/BPN

Foto: HO/ Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah melawat ke kantor Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Portalborneo.or.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menaruh atensi pada tiga kecamatan yang masuk ke dalam wilayah pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia pun melawat ke kantor Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta belum lama ini.

Edi didampingi Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono membahas rencana peraturan Bupati Kukar tentang rencana detail tata ruang (RDTR).

Rencana detail tata ruang tersebut berkaitan dengan wilayah perkotaan Kecamatan Loa Janan, Kecamatan Sangasanga, dan Kecamatan Muara Badak. 

Baca juga  Bangunan Sekolah di Kukar Akan Segera Diperbaiki

Edi mengungkapkan, kunjungannya itu dalam rangka penyusunan suspensi materi peraturan daerah. Di mana tiga kecamatan tersebut secara karakteristik masuk dalam zona pesisir.

“Untuk kecamatan Loa Janan posisinya berada di 3 Kota utama di Kalimantan Timur yaitu Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Menurutnya, Kecamatan Loa Janan merupakan wilayah yang berkembang sangat pesat karena berkaitan dengan aktivitas investasi dan perekonomian.

Namun ada isu strategis yang sedang berkembang di kecamatan tersebut, yakni maslalah keterbatasan lahan.

Hal ini akibat kebutuhan lahan yang tinggi lantaran perkembangan aktivitas yang tidak di dukung dengan persediaan lahan yang ada.

Baca juga  Upaya Perbaikan Gizi, Nanda Minta Masyarakat Tanam Buah dan Sayur-sayuran di Perkarangan Rumah

“Beberapa masalah ini berdampak terhadap timbulnya pemukiman -pemukiman yang kumuh,” kata Edi Damansyah.

Selain itu, terdapat isu alih fungsi lahan (exploitasi baru bara) dan juga terjadi pencemaran lingkungan akibat exploitasi sumber daya alam.

“Kalau tambang yang berizin secara resmi tidak terlalu sulit untuk diatur, tetapi tambang koridor agak sulit dikendalikan baik oleh Kabupaten maupun Kecamatan,” ungkapnya.

Edi menambahkan, Kecamatan Loa Janan sejatinya memiliki potensi wisata yang sedang berkembang.

Baca juga  Pemerintah Wajibkan Calon Pengantin Unduh Aplikasi ELSIMIL, Ini Alasannya !

Potensi ini pun membutuhkan perhatian yang serius baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat dan dunia usaha.

Sementara itu berkaitan dengan tujuan penataan ruang, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan mengikuti arahan dan saran dari ATR/BPN.

Edi pun berharap dapat mewujudkan penataan ruang bagi Kecamatan Loa Janan sebagai pintu gerbang untuk masuk ke Kutai Kartanegara.

“Apalagi kecamatan ini juga merupakan salah satu Kecamatan yang beririsan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN),” pungkasnya.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/Int)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved