Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Menjadi duta pariwisata bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga visi, kreativitas, dan kemampuan mempromosikan daerah. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar ajang Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata 2025, yang dijadwalkan berlangsung pertengahan tahun ini.
Ajang bergengsi ini bertujuan menjaring generasi muda berbakat yang dapat menjadi wajah dan agen promosi pariwisata Kukar, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. Sepuluh pasang finalis terbaik nantinya akan menjalani masa tugas selama satu tahun dan bertanggung jawab menjalankan program-program kreatif berbasis potensi lokal.
Menurut Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, setiap finalis tidak hanya dituntut tampil menarik, tetapi juga menyusun rencana kerja mandiri yang mendukung promosi wisata, budaya, dan seni daerah.
“Setiap pasang finalis akan merancang program kerja sendiri. Itulah yang akan mereka jalankan selama periode 2025–2026, hingga pemilihan duta berikutnya,” jelas Ivan.
Selama masa tugas, para duta akan diberi ruang berinovasi: mulai dari mengenalkan destinasi wisata, mengangkat kesenian tradisional, hingga berpartisipasi aktif dalam berbagai event dan kampanye digital. Ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kreativitas dalam konteks promosi pariwisata.
Selain tampil di tingkat lokal, finalis terbaik juga akan disiapkan mewakili Kukar pada ajang Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kalimantan Timur, sebagai langkah strategis memperluas jaringan dan pengakuan bagi daerah.
Dengan ajang ini, Dispar Kukar berharap dapat melahirkan generasi muda yang bukan hanya menjadi ikon, tetapi juga motor penggerak promosi wisata, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya serta potensi lokal yang dimiliki Kutai Kartanegara. (Adv/Arf)