Akupedia.id – Bank Indonesia (BI) resmi melakukan pergantian Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Jabatan tersebut kini diemban oleh Jajang Hermawan, menggantikan Budi Widihartanto yang mendapat penugasan baru di Kantor Pusat BI, Jakarta.
Jajang Hermawan dikukuhkan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta,di Kantor Perwakilan BI Kaltim Senin (26/1/2026) siang. Sebelumnya, Jajang menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI di Cirebon.
Budi Widihartanto menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan tugas di Departemen Regional BI, yang bertanggung jawab mengoordinasikan program dan kegiatan kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.
“Bank Indonesia memiliki 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Di posisi baru nanti, saya akan mengoordinasikan kegiatan dan program kerja kantor-kantor perwakilan tersebut,” ujarnya.
Ia berharap kepemimpinan Jajang Hermawan dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan berbagai program strategis yang telah berjalan di Kaltim, khususnya dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
“Mudah-mudahan Pak Jajang dapat melanjutkan program-program yang telah kami lakukan dan terus meningkatkan kinerja serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Jajang Hermawan menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Perwakilan BI Kaltim. Ia menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirintis sebelumnya serta meningkatkan kinerja BI di daerah.
“Insya Allah saya akan meneruskan dan melanjutkan program kerja yang telah dilakukan oleh Pak Budi dan jajaran BI Kalimantan Timur, serta terus meningkatkan program-program tersebut,” ujarnya usai kunjungan ke Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Senin (26/1/2026).
Jajang mengungkapkan bahwa dirinya mulai bertugas di Kaltim sejak Sabtu lalu. Ia mengaku tidak asing dengan wilayah ini, mengingat pernah melakukan kunjungan dinas ke Kaltim pada 2006 serta memiliki ketertarikan terhadap sejarah Kutai Kartanegara.
“Kalimantan Timur, memiliki nilai sejarah yang kuat dan peran strategis bagi Indonesia. Saya berharap dapat segera beradaptasi dan bekerja optimal di wilayah ini,” pungkasnya.