Tiga Tewas dan Puluhan Lainnya Sakit Usai Menyantap Daging Penyu di Filipina

Ilustrasi penyu. (iStock)

Akupedia.id, Filipina – Tiga orang meninggal dunia dan 32 lainnya dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi daging penyu di provinsi Maguindanao del Norte, Filipina. Kejadian ini menimpa warga suku pribumi Teduray, seperti dilaporkan BBC pada Senin (2/12).

Korban mengalami gejala seperti diare, muntah, dan kram perut setelah menyantap penyu rebus yang diolah menjadi adobo, semur khas Filipina yang terdiri dari daging, sayuran, cuka, dan kecap.

Baca juga  Serangan Udara Israel Hantam Permukiman di Yaman, 35 Orang Meninggal

Penyebab pasti kematian masih diselidiki, namun daging penyu diketahui dapat mengandung racun jika hewan tersebut memakan ganggang yang terkontaminasi. Hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan ayam yang diberi daging penyu juga ikut mati, kata pejabat setempat, Irene Dillo. Beberapa pasien yang dirawat kini sudah diperbolehkan pulang.

“Sangat disayangkan, padahal masih banyak hewan laut lain yang bisa dikonsumsi, seperti lobster atau ikan,” ujar Dillo.

Baca juga  Trump Ultimatum Presiden Sementara Venezuela: Bisa Bernasib Lebih Buruk dari Maduro

Meskipun penyu merupakan spesies langka dan dilarang diburu serta dikonsumsi di Filipina, beberapa suku pribumi tetap menjadikannya kuliner tradisional yang diyakini memiliki khasiat kesehatan.

Kejadian ini bukan pertama kali terjadi di Filipina. Pada 2013, empat orang meninggal dan 68 lainnya dirawat di Provinsi Samar Timur setelah mengonsumsi penyu yang ditemukan di desa mereka.

Baca juga  Politik Luar Negeri Thailand-Kamboja Membara di Tengah Krisis

Sumber: cna.id

Berita Lainnya