Akupedia.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memastikan komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi dengan menggandakan alokasi Bantuan Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026. Tahun ini, perseroan menyiapkan anggaran sebesar Rp110 miliar, atau dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menyampaikan bahwa penyaluran BHR akan dilakukan mulai 4 hingga 6 Maret 2026 melalui saldo GoPay milik mitra pengemudi roda dua dan roda empat terpilih. Penyaluran ini, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian bantuan hari raya.
“Bonus Hari Raya ini bukan sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu kami jaga di GoTo. Kami bersyukur para Mitra terus mempercayakan Gojek dan GoTo sebagai tempat memperoleh pendapatan dan tumbuh bersama,” ujar Hans dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3).
Ia merinci, pada 2025 lalu perusahaan mengalokasikan dana BHR sebesar Rp50 miliar. Sementara pada 2026 ini, jumlahnya melonjak menjadi Rp110 miliar. Dengan peningkatan anggaran tersebut, mitra pengemudi Gojek roda dua akan menerima BHR mulai dari Rp150 ribu hingga Rp900 ribu. Adapun mitra roda empat akan memperoleh bantuan mulai Rp200 ribu sampai Rp1,6 juta.
Tak hanya dari sisi total anggaran, peningkatan juga terjadi pada nominal kategori terbawah. “Selain itu, untuk kategori dengan nominal terendah, besaran BHR meningkat sebesar 3-4 kali lipat, dari sebelumnya Rp50 ribu pada 2025, kini menjadi Rp150 ribu untuk Mitra roda dua dan Rp200 ribu untuk Mitra roda empat di tahun ini,” terangnya.
Dalam mekanisme penyaluran BHR, GoTo menerapkan dua indikator utama. Pertama, tingkat pemanfaatan platform Gojek sebagai sumber pendapatan, baik utama maupun tambahan, yang diukur melalui jumlah jam aktif mitra. Kedua, kualitas pelayanan, yang dinilai dari tingkat penerimaan serta penyelesaian order oleh mitra pengemudi.
Kebijakan ini turut selaras dengan pernyataan pemerintah sebelumnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut sekitar 850 ribu pengemudi ojek online (ojol) akan menerima BHR dengan total nilai mencapai Rp220 miliar pada Lebaran tahun ini.
“Bonus hari raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Secara keseluruhan, total BHR yang digelontorkan tahun ini mencapai Rp220 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp110 miliar. Dengan peningkatan signifikan ini, pemerintah dan perusahaan aplikator berharap para mitra pengemudi dapat merasakan manfaat nyata menjelang Hari Raya, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.





