Tekan Enter untuk mencari

Geger! Warga Samboja Temukan Pria dalam Kondisi Terikat dan Hanya Mengenakan Celana Dalam

Foto : Pria ditemukan di semak-semak pinggir jalan Sungai Merdeka, Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

Portalborneo.or.id, Kutai Kartanegara – Warga sekitar Sungai Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) dibuat geger dengan adanya penemuan seorang pria dalam kondisi tak berdaya.

Pria tersebut ditemukan di KM 36, Sungai Merdeka, Samboja Barat, Selasa (20/6/2023), sekitar pukul 16.30 Wita, dalam kondisi terikat, dan hanya mengenakan celana dalam.

Saat ditemukan, pria yang diketahui bernama Rizal Handayani (35), warga Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, kondisnya terlihat lemas.

Baca juga  Inovasi Berkelanjutan di Specta 2024: ITK dan Adam Dustin Bhakti Dorong Potensi Lokal Kalimantan Menuju Indonesia Emas

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, korban dibuang di kawasan tersebut pada Senin (19/6/2023, sekitar pukul 23.30 Wita oleh sejumlah orang.

Awalnya, korban berkendara menggunakan mobil pikap warna abu-abu bernomor polisi KT 8217 NW, dari Samarinda menuju Balikpapan dengan melewati jalan tol.

Lalu, korban keluar jalan tol melalui pintu tol Samboja. Saat itulah korban diikuti oleh tiga orang dengan mengendarai dua unit kendaraan roda dua.

Baca juga  DPRD Kaltim Soroti DBON dan KONI dalam Pembinaan Atlet

Tidak lama kemudian, laju kendaraan korban dihentikan oleh para pelaku.

Sebelum tidak sadarkan diri dan ditemukan warga dalam kondisi terikat, korban sempat menanyakan perihal mobilnya dihentikan.

Lalu, salah satu pelaku penepuk pundak kanan korban, dan membuat korban langsung tak sadarkan diri.

“Kami masih mendalami lagi keterangan korban, karena saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ucap Kasi Humas Polres Kukar, AKP Darnuji, Selasa (20/6/2023).

Baca juga  Tim Investigasi Pertambangan DPRD: Persoalan Dugaan Pemalsuan 21 Dokumen IUP Batu Bara di Kaltim Dibuka Seterangnya

Sementara barang bukti yang diamankan, di antaranya 1 gulung tali pengikat dan 1 unit mobil pikap.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Berita Lainnya

Berita Terbaru