Akupedia.id – Ginjal adalah organ vital yang bekerja keras setiap hari. Selain menyaring limbah dari darah, ginjal juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil, memproduksi sel darah merah, hingga memastikan distribusi oksigen ke seluruh tubuh berjalan baik. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa sejumlah kebiasaan sederhana justru bisa mengganggu kesehatan ginjal.
Gangguan pada ginjal umumnya ditandai dengan perubahan warna maupun jumlah urine, kelelahan berlebihan, pusing, muntah, kesulitan bernapas, kulit terasa gatal, hingga bau mulut yang tidak biasa. Dalam kasus tertentu, seseorang juga dapat mengalami anemia, sering merasa kedinginan, hingga nyeri mendadak di tubuh.
Salah satu penyebab umum kerusakan ginjal adalah dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, aliran darah menuju ginjal menjadi terbatas sehingga proses pembuangan racun terhambat. Akibatnya, zat berbahaya menumpuk di dalam tubuh. Para ahli merekomendasikan konsumsi air sekitar 10–12 gelas per hari agar fungsi ginjal tetap optimal.
Selain dehidrasi, ada sejumlah kebiasaan lain yang diam-diam dapat merusak ginjal, seperti dikutip dari WebMD:
-
Sering Menunda Buang Air Kecil
Menahan urine terlalu lama bisa memberi ruang bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini meningkatkan risiko infeksi saluran kemih yang bila berlanjut dapat merusak ginjal. Tekanan berlebih juga bisa memicu inkontinensia hingga gagal ginjal. -
Mengonsumsi Protein Berlebihan
Protein memang penting, namun jika dikonsumsi terlalu banyak saat ginjal tidak dalam kondisi sehat, justru dapat memperberat kerjanya. Disarankan untuk mengatur asupan protein dalam porsi kecil, misalnya dari telur, ikan, maupun kacang-kacangan, dengan arahan dokter. -
Asupan Garam yang Tinggi
Terlalu banyak garam dapat memicu tekanan darah tinggi, salah satu faktor utama kerusakan ginjal. Garam berlebih juga bisa membentuk batu ginjal yang menimbulkan rasa nyeri, mual, serta kesulitan buang air kecil. -
Merokok
Rokok memperburuk risiko hipertensi dan diabetes tipe 2 dua kondisi yang paling sering menyebabkan penyakit ginjal. Selain itu, merokok juga menghambat aliran darah ke ginjal dan mengurangi efektivitas obat-obatan bagi penderita gangguan ginjal. -
Kebiasaan Mengonsumsi Soda
Penelitian menunjukkan wanita yang rutin mengonsumsi soda berisiko kehilangan hingga 30 persen fungsi ginjalnya setelah 20 tahun. Minuman manis dan bersoda juga berkaitan dengan tingginya angka penyakit ginjal kronis. -
Mengandalkan Obat Pereda Nyeri Secara Rutin
Obat bebas seperti ibuprofen, aspirin, maupun naproxen, jika diminum terlalu sering, dapat memberi efek samping serius pada ginjal. Konsultasi dengan tenaga medis penting agar penggunaannya tetap aman. -
Olahraga Terlalu Berat (Overtraining)
Latihan fisik berlebihan bisa memicu rhabdomyolysis, yaitu kerusakan otot yang melepaskan zat berbahaya ke dalam aliran darah. Kondisi ini bisa berakibat fatal bagi ginjal. Disarankan untuk meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap dan segera periksa ke dokter bila mengalami urine gelap serta nyeri otot berkepanjangan.
Ginjal yang sehat sangat dipengaruhi gaya hidup sehari-hari. Menjaga pola makan, cukup minum air, berolahraga dengan bijak, dan menghindari kebiasaan merokok maupun konsumsi soda berlebihan bisa menjadi langkah sederhana untuk melindungi organ penting ini.