Masa Kerja Pansus Kepemudaan Pembentukan Raperda, Diperpanjang Satu Bulan

Foto: Anggota Tim Pansus Kepemudaan DPRD Provinsi Kaltim Romadhony Putra Pratama.
Foto: Anggota Tim Pansus Kepemudaan DPRD Provinsi Kaltim Romadhony Putra Pratama.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Masa kerja tim Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan DPRD Provinsi Kaltim memin ta perpanjangan waktu satu (1) bulan dalam pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelayanan Kepemudaan. Permintaan tersebut disepakati bersama dalam Rapat Pripurna ke-41 DPRD Kaltim yang dipimpin Wakil Ketua Muhammad Samsun, Jumat (30/9/2022).

Anggota Tim Pansus Kepemudaan DPRD Provinsi Kaltim Romadhony Putra Pratama mengatakan, dalam pansus kepemudaan ini pihaknya berharap pemuda-pemuda yang ada di Kaltim mampu menunjang Ibukota Nusantara (IKN) secara sumber daya manusia.

Baca juga  Banyak Desa Tertinggal di Kaltim, Tio Minta Pemda Tegaskan UU Penyaluran CSR

Artinya ketika nanti IKN telah resmi secara pemerintahan ada di Kaltim, tentunya akan ada orang-orang yang datang, dan Benua Etam akan menghadapi bonus demografi.

“Kita akan menghadapi bonus demografi, karenanya memasok anak-anak muda Kaltim untuk siap berjuang tentunya,” tandas Romadhony dikonfirmasi usai Rapat Pripurna ke-41 di Kantor DPRD Provinsi Kaltim.

Romadhony menerangkan, dengan adanya Perda Kepmudaan, pemuda Kaltim dapat diupayakan untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, melainkan turut masuk satu pemikiran dengan pemuda-pemuda yang lainnya dalam suatu organisasi kepemudaan.

Baca juga  Perpindahan IKN Kota Samarinda Jadi Penyangga Pangan, Kamaruddin : Pemerintah Harus Segera Bersikap

“Apalagi di Kaltim sekarang ini banyak organisasi kepemudaan,” katanya.

Sebabnya, lewat pansus layanan kepemudaan ini nantinya, perda bisa dibuat guna memfasilitasi atau menunjang lebih lagi terkait memajukan potensi pemuda. Baik dari segi anggaran, dan lain-lain nya di organisasi kepemudaan.

Dibeberkan Romadhony, sejauh ini pihaknya belum memiliki kendala yang berarti. Namun sekarang adalah bagaimana menarik aspirasi dimana sempat melakukan rapat dengar pendapat dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kaltim termasuk mitra yang berkaitan untuk meminta pendapat guna menghasilkan suatu draft perda yang akan digodok nantinya.

Baca juga  Masuk Tahap Pertama, Anggaran Jembatan Sebulu Capai Rp203 Miliar

Romadhony berharap, ketika perda kepemudaan telah berhasil di buat maka akan terus dikawal agar peraturan gubernur (Pergub) juga menyusul adanya sehingga implementasi di kepemudaan mampu terlayani dengan baik.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Fris)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved