Muhammad Udin Sebut Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim Akan Rekomendasikan Pembentukan Pansus CSR

Foto: Anggota DPRD Kaltim Muhammad Udin.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Wakil Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan Kaltim, Muhammad Udin mengatakan pihaknya akan merekomendasikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim agar membentuk Pansus Pembahasan CSR (Corporate Social Reponsibility).

Dijelaskan Muhammad Udin, poin tersebut menjadi rekomendasi agar pansus dapat lebih spesifik membahas terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan berkaitan dengan dana CSR sendiri.

Ini dinilai begitu penting karena ada beberapa perusahaan termasuk yang tim nya (Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim) dalami yakni PT Tiara Bara Borneo (TBB) memiliki kemungkinan tidak merealisasikan PPM sesuai dengan kaidah pertambangan.

Baca juga  Tertunda Tiga Tahun, KKSS Kaltim Kembali Gelar Halal Bihalal

“PT TBB mengaku memang telah merealisasikan kewajiban tersebut kepada masyarakat, namun setelah dimintai rincian data, pada saat melakukan rapat bersama Tim Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim, mereka justru tidak menyajikannya secara terbuka, padahal rapat tersebut merupakan momen resmi. Inilah yang perlu kita gali informasinya,” kata Muhammad Udin.

Berikutnya berkaitan Jaminan Reklamasi (Jamrek). Udin mengatakan, yang pihaknya ketahui bahwa Jamrek pernah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sekitar tahun 2021. Ada hampir 42 perusahaan yang mencairkan Jamrek tidak sesuai dengan dokumen. Artinya ada perusahaan menanamkan Jamrek tahun 2018 namun di cairkan tahun 2020 dengan nominal berbeda.

Baca juga  KBMK Untag Samarinda Suskes Gelar Dies Natalis Ke-18 Tahun

Pansus Investigasi Petambangan Kaltim memiliki masa kerja maksimal selama 6 bulan, terhitung hingga Mei 2023 mendatang.

“Dari 6 bulan ini kita sudah punya data banyak, kita sudah punya beberapa data yang kita bisa sajikan untuk temann-teman pansus berikutnya, ataupun kita sajikan kepada komisi yang membidangi berkaitan dengan permasalahan pertambangaan yang ada di kaltim,” kata Muhammad Udin.

Baca juga  RSUD AM Parikesit Punya Tata Kelola COVID-19 Terbaik di Kalimantan

“Insha allah jalan. Itu rekomendasi kita,” sambung Muhammad Udin.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/ADV/Frisca)

Berita Lainnya

© Copyright 2022 - 2023 Akupedia.id, All Rights Reserved