Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan langkah inovatif dalam mengelola informasi pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) daerah melalui pengembangan aplikasi digital bernama SISPArda Kukar (Sistem Informasi Pariwisata Daerah Kutai Kartanegara).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa inisiatif ini terinspirasi dari platform nasional serupa, Disparnas (Sistem Informasi Pariwisata Nasional), dengan tujuan mempermudah akses informasi bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengetahui potensi pariwisata di Kukar.
“Saya tadi pimpin rapatnya, dan kami akan siapkan aplikasi bernama SISPArda Kukar. Ini menjadi sarana informasi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kukar,” ujarnya saat diwawancarai Poskotakaltimnews, Selasa (24/06/2025).
Menurut Arianto, aplikasi ini akan memuat data dan informasi terkait seluruh kegiatan pariwisata dan ekraf di Kukar, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Dengan SISPArda, publik bisa mengetahui dengan mudah berbagai event kepariwisataan, baik yang berlangsung di tingkat kecamatan maupun kabupaten, termasuk partisipasi Kukar di event-event di luar daerah,” tambahnya.
Arianto menekankan bahwa aplikasi ini dirancang agar dapat diakses oleh masyarakat luas, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah, sehingga mempermudah promosi dan penyebaran informasi seputar destinasi wisata, festival, dan kegiatan ekonomi kreatif.
“Target kami, pertengahan Juli semua materi, bahan, dan data sudah terkumpul dan terintegrasi ke dalam aplikasi. Mudah-mudahan akhir Juli sudah bisa dilaunching,” jelasnya.
Kehadiran SISPArda Kukar diharapkan mampu menjadi sarana efektif untuk meningkatkan transparansi data, sekaligus mendukung kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara. Arianto menambahkan bahwa aplikasi ini juga akan memudahkan pemerintah, pelaku usaha, serta komunitas kreatif untuk berkolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah.
Selain itu, sistem ini diyakini dapat menjadi media promosi digital yang strategis. Dengan informasi yang terpusat dan mudah diakses, wisatawan dapat merencanakan kunjungan mereka lebih efektif, sementara pihak pemerintah dapat memantau perkembangan kegiatan pariwisata dan ekraf secara real-time. Arianto menegaskan bahwa pengembangan aplikasi ini sejalan dengan upaya Pemkab Kukar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat citra pariwisata daerah.
“Kehadiran aplikasi ini juga sekaligus menjadi upaya Dispar Kukar mendukung transparansi dan kemajuan sektor pariwisata di Kutai Kartanegara dengan memanfaatkan sistem digital,” pungkas Arianto.
Dengan langkah ini, Dispar Kukar berharap SISPArda Kukar tidak hanya menjadi alat informasi, tetapi juga menjadi platform yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga dapat memaksimalkan potensi daerah dan menarik minat wisatawan secara lebih luas. (Adv/Arf)





