Loa Duri Ulu Luncurkan Aplikasi SIDA-BUSU, Wujud Nyata Desa Digital di Kukar

Akupedia.id, TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, kembali menghadirkan terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peluncuran aplikasi SIDA-BUSU (Sistem Informasi Data dan Administrasi Berbasis Umum dan Sumberdaya Unggul).

Aplikasi ini dirancang untuk memangkas waktu pelayanan, mempercepat proses birokrasi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi desa secara efisien, transparan, dan bisa diakses dari rumah.

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa SIDA-BUSU merupakan inovasi asli putra daerah dan kini sudah siap digunakan oleh seluruh warga desa.

“Alhamdulillah, aplikasi SIDA-BUSU sudah bisa dipakai masyarakat Loa Duri Ulu untuk berbagai layanan administrasi,” ujar Arsyad, Jumat (11/07/2025).

Baca juga  Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kukar Dapat Pujian Bupati dan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa aplikasi ini juga sudah terintegrasi dengan DISAPA-IDAMAN, sistem pelayanan terpadu milik Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar).

Melalui aplikasi ini, warga dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi seperti Surat Keterangan Domisili Pindah, Surat Keterangan Tidak Mampu, Keterangan Beda Nama, Surat Kematian, hingga Keterangan Domisili Organisasi.

“Dengan SIDA-BUSU, pelayanan benar-benar serba bisa. Bahkan, dokumen bisa diproses tanpa harus datang ke kantor desa. Warga cukup memindai barcode yang sudah kami bagikan,” jelasnya.

Arsyad menambahkan, Pemdes juga memasang barcode di setiap rumah warga melalui RT masing-masing, sehingga masyarakat bisa langsung mengunggah berkas persyaratan ke sistem desa. Setelah selesai diproses, dokumen dapat diunduh dan dicetak mandiri.

Baca juga  Dispar Kukar Kembangkan 8 Objek Wisata, Targetkan PAD Pariwisata

“Bagi warga yang sedang berada di luar daerah, mereka tetap bisa mengurus dokumen tanpa harus pulang ke kampung. Cukup akses aplikasi, upload berkas, dan nanti hasilnya bisa dicetak dari mana saja,” ungkapnya.

Tak hanya itu, gagasan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah Loa Duri Ulu menuju desa digital. Pemdes berkomitmen terus melakukan inovasi agar seluruh layanan kependudukan dapat dilakukan secara online dan lebih cepat.

Menanggapi inovasi ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut Loa Duri Ulu sebagai salah satu desa yang berhasil mempraktikkan digitalisasi layanan publik, sejalan dengan program prioritas Pemkab Kukar.

Baca juga  UMKM Ramaikan Festival Kampung Seraong, Dorong Ekonomi Desa Jembayan Tengah

“Pemerintah desa harus berani berinovasi. Apa yang dilakukan Loa Duri Ulu patut diapresiasi, karena memudahkan masyarakat sekaligus mendorong desa lain untuk ikut bertransformasi menuju layanan berbasis digital,” jelas Arianto.

Ia menambahkan, DPMD Kukar akan terus memberi dukungan penuh kepada desa-desa yang membuat terobosan serupa, karena digitalisasi desa merupakan bagian dari agenda besar pembangunan daerah.

“Inovasi ini sudah kami catat sebagai bagian dari program desa digital di Kukar. Harapannya bisa berjalan optimal dan benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Arf)

Berita Lainnya