Jemaah Haji Kukar Jalani Skrining dan Vaksinasi, Pemerintah Siapkan Layanan

Pelayanan vaksin calon jemaah haji di Puskesmas Rapak Mahang, Kelurahan Timbau, Tenggarong. Foto/TImeskaltim/Roby Sugiarto

Akupedia.id, Tenggarong – Di Puskesmas Rapak Mahang, pelaksanaan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji Kutai Kartanegara berlangsung sejak 21 April 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan fisik jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan memberikan perhatian khusus kepada lansia dan penyandang disabilitas.

Rahmatsyah, Pengelola Program Haji dari Dinkes Kukar, menegaskan bahwa vaksinasi tidak dilakukan jika kondisi medis jemaah tidak stabil. “Kalau ditemukan kondisi medis yang tidak stabil, seperti tekanan darah tinggi atau gula naik, maka vaksinasi akan ditunda. Kami tidak memaksakan, karena kesehatan jemaah adalah prioritas utama,” jelasnya.

Baca juga  P2TP2A Kukar Terima 30 Laporan Kasus Kekerasan pada Awal 2024

Untuk menghindari penumpukan, jadwal vaksinasi dibagi berdasarkan wilayah kecamatan. Pada hari pertama, peserta berasal dari Tenggarong, Loa Kulu, dan Sungai Mariam. Wilayah lainnya menyusul sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dimulai pukul 08.00 WITA, proses vaksinasi menargetkan 150 jemaah per hari. Namun, tenaga kesehatan telah disiapkan untuk melayani lebih banyak peserta jika diperlukan. Vaksin wajib yang diberikan mencakup meningitis dan polio, dengan tambahan vaksin influenza.

Baca juga  Pemkab Kukar Akan Kembangkan Potensi Pariwisata Yang Ada di Desa-Desa

Sebelum divaksin, seluruh jemaah menjalani skrining lengkap yang mencakup tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi yang dapat mengganggu kesehatan saat berhaji. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan calon jemaah.

Sebanyak 35 lansia dan 10 pengguna kursi roda menjadi prioritas utama dalam pelayanan ini. “Tahun ini ada sekitar 35 lansia dan 10 pengguna kursi roda. Kami pastikan mereka mendapat perlakuan khusus dan lebih dulu dilayani,” ujar Rahmatsyah. Fasilitas tambahan seperti kursi roda dan antrean khusus juga disediakan.

Baca juga  Joni Soroti Besaran Pendapatan TKA dan Pekerja Lokal

Pemerintah Kukar berharap pendekatan inklusif ini memberi kenyamanan bagi seluruh peserta. Kesempatan vaksinasi masih terbuka bagi jemaah yang belum hadir sesuai jadwal. Dukungan tenaga medis diharapkan dapat memastikan semua calon jemaah dalam kondisi optimal saat berangkat haji.

(Adv/DiskominfoKukar)

Penulis : Arnelya NL

Berita Lainnya