Kembali Bersinar Pulau Kumala Tenggarong Siap Sambut Pembaruan Wisata dan Fasilitas

Akupedia.id, Tenggarong – Mengelilingi Zona Hulu Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menawarkan sejumlah destinasi wisata alam yang menakjubkan, salah satunya adalah Desa Kota Bangun III di Kecamatan Kota Bangun Darat, yang telah diremajakan menjadi destinasi yang menarik bagi para pelancong.

Selain atraksi wisata seperti persawahan Sumedang, Bukit Jumiring, Bukit Sundul Langit, dan Edukasi AGM, satu-satunya tempat yang paling diminati oleh pengunjung adalah Danau Kumbara.

Danau Kumbara telah menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan saat ini,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Bangun III, Denni Ilham Pratama.

Baca juga  Menjelajahi Kutai Kartanegara Melalui Tur Virtual YouTube

Awalnya, Danau Kumbara adalah bekas kolam tambang yang digunakan oleh perusahaan batu bara di Desa Kota Bangun III. Namun, dengan gagasan kreatif, tambang tersebut telah diubah menjadi destinasi wisata yang menarik. Sekarang, danau tersebut dihuni oleh berbagai jenis ikan, seperti ikan mas, patin, nila merah, dan ikan koi.

Tidak hanya itu, area sekitar Danau Kumbara juga dilengkapi dengan sejumlah gazebo kayu yang cocok untuk bersantai. “Pengunjung dapat memberi makan ikan dengan harga tiket masuk dewasa sebesar Rp5 ribu, sementara anak-anak dapat masuk gratis,” tambahnya.

Baca juga  Digitalisasi Retribusi Pasar Tangga Arung, Pembayaran Kini Non-Tunai Tanpa Karcis

Selain kontribusi dari pemerintah desa, salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan Desa Kota Bangun III juga turut serta dalam pengembangan Danau Kumbara. Mereka menyumbangkan berbagai bibit tanaman buah, seperti jambu air dan jambu kristal, untuk mempercantik lingkungan sekitar danau.

“Danau Kumbara semakin terlihat seperti agrowisata dengan kehadiran tanaman-tanaman tersebut,” tambahnya.

Baca juga  Kukar Targetkan 20 Puskesmas Ramah Anak untuk Dukung Tumbuh Kembang Generasi Muda

Selain menjadi tujuan wisata yang menarik, Danau Kumbara juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka dapat menghasilkan pendapatan tambahan dengan menjual berbagai olahan makanan kepada pengunjung.

“Peluang wisata ini sangat menjanjikan bagi penduduk sekitar. Diharapkan dengan adanya fasilitas tambahan seperti kolam renang, akan terbuka lapangan kerja baru bagi mereka,” tutup Denni.

Penulis : Reihan Noor

Berita Lainnya