Akupedia.id, IKN – Pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mengalami kemajuan pesat. Hingga 17 Desember 2025, progres pembangunan rumah ibadah utama di kawasan ibu kota baru tersebut telah mencapai 91 persen.
Informasi itu disampaikan Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga. Ia menyebutkan, Masjid Negara IKN ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025, bersamaan dengan penyelesaian sejumlah proyek strategis lainnya.
“Pembangunan masjid dilakukan seiring dengan proyek penting lain, seperti kantor Wakil Presiden, sekolah, dan kawasan pasar yang menjadi bagian dari infrastruktur awal IKN,” ujar Danis.
Dari sisi perencanaan, Masjid Negara IKN dibangun di atas kawasan yang sangat luas. Area masjid memiliki luas sekitar 32.125 meter persegi, dilengkapi fasilitas komersial seluas 2.221 meter persegi. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi kolam retensi seluas 123.502 meter persegi yang berfungsi mendukung sistem tata air dan pengelolaan lingkungan.
Sementara itu, total luas bangunan Masjid Negara IKN mencapai 59.081 meter persegi. Dengan kapasitas besar, masjid ini diproyeksikan mampu menampung hingga 60 ribu jemaah dan diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ikon spiritual di ibu kota baru.
Tak hanya menjadi pusat ibadah umat Islam, kawasan Masjid Negara IKN juga dirancang sebagai simbol keberagaman. Di area yang sama, pemerintah turut membangun Gereja Katolik Basilika. Keberadaan dua rumah ibadah besar yang berdampingan tersebut mencerminkan semangat toleransi dan kebhinekaan yang ingin diwujudkan di jantung Ibu Kota Nusantara.