Hari Anak Nasional 2025 di Kukar Jadi Panggung Pelantikan Forum Anak dan Peluncuran Program Gizi Baru

Pelantikan Pengurus Forum Anak Kabupaten Kutai Kartanegara oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,, Sabtu (15/11/2025).

Akupedia.id, Tenggarong – Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung meriah dan penuh makna. Acara yang dipusatkan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong pada Sabtu (15/11/2025) itu menjadi momentum penting bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar. Selain merayakan Hari Anak, pemerintah daerah juga secara resmi melantik Pengurus Forum Anak Kukar (Fakar) serta memperkenalkan program inovasi pemenuhan gizi, Gerakan Makan Telur Rebus (Gema Tebus).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang hadir mewakili pemerintah kabupaten, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan seremonial. Menurutnya, momen ini harus dimaknai sebagai komitmen bersama untuk memperkuat perlindungan terhadap hak-hak anak dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman serta layak.

Baca juga  Keamanan Pilkada 2024, Kukar Andalkan 1.000 Satlinmas di Lapangan

“Anak-anak kita adalah tunas, potensi, dan generasi penerus bangsa. Sudah menjadi kewajiban kita untuk memastikan mereka terbebas dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta didik SLB dan penampilan Forum Anak Kukar yang baru saja dikukuhkan. Ia menilai kreativitas dan energi anak-anak hari itu mencerminkan optimisme pemerintah terhadap masa depan generasi muda Kukar.

“Tadi kita melihat anak-anak tampil ceria, kreatif, dan kompak. Yang membuat saya lebih senang, mereka berinteraksi dengan riang tanpa gadget. Itu menunjukkan karakter anak-anak kita yang sebenarnya,” ucapnya.

Sunggono juga menekankan bahwa keberadaan Fakar sangat penting sebagai ruang bagi anak-anak untuk saling peduli dan terlibat dalam isu-isu yang menyangkut kehidupan mereka. Ia berharap forum tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan ramah anak, termasuk mendukung terwujudnya zona bebas pekerja anak di Kukar. Selain itu, ia turut mendorong agar program Gema Tebus dijalankan secara konsisten demi memperkuat pemenuhan gizi anak.

Baca juga  Sumpah Pemuda 2025 di Kukar Hadirkan Konsep Kreatif, Rayakan Semangat dan Inovasi Generasi Muda

Sementara itu, Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menjelaskan bahwa Forum Anak memiliki fungsi utama sebagai wadah partisipasi anak dalam berbagai proses pembangunan. Melalui forum ini, anak-anak dapat menyampaikan ide, merancang kegiatan, serta mengajak teman-teman sebaya terlibat dalam berbagai aktivitas positif.

“Mulai dari mengolah gagasan hingga mengajak anak-anak Kukar untuk ikut terlibat, semua kami serahkan kepada mereka agar terbiasa mengambil peran,” jelasnya.

Baca juga  Kabar Gembira! THR ASN dan Honorer di Kutai Kartanegara Segera Cair Pekan Ini

Secara struktural, Forum Anak berada di setiap level pemerintahan mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Pembinaan dilakukan oleh Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kukar, yang bertugas meningkatkan kapasitas anak sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua, dunia usaha, dan pemangku kepentingan mengenai pentingnya sinergi dalam pemenuhan hak anak.

Hero menambahkan bahwa ke depan peringatan Hari Anak akan diperluas hingga ke tingkat desa dan kecamatan. Ia berharap pembentukan forum anak di seluruh desa dan kelurahan dapat segera selesai.

“Kami ingin anak-anak memiliki ruang untuk menyuarakan kebutuhan mereka dalam proses perencanaan pembangunan di semua tingkatan,” pungkasnya.

(Arf)

Berita Lainnya