Kukar Tampilkan Seni Dayak dan Produk Kreatif di Panggung Wisata Yogyakarta

Akupedia.id, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisatanya ke luar daerah dengan tampil di Obelix Sea View, salah satu destinasi wisata populer di Yogyakarta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata Kukar agar semakin dikenal secara nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengirim delegasi pelaku seni untuk menampilkan pertunjukan khas daerah. Dua penampilan utama yang akan dibawa adalah kelompok musik tradisional Olah Gubang serta tari Dayak dari suku Tunjung dan Benuaq.

“Kami akan membawa Olah Gubang dan penari Dayak untuk tampil di sana mewakili Kutai Kartanegara. Ini bukan sekadar hiburan, tapi momentum penting untuk memperkenalkan identitas seni dan budaya lokal kepada masyarakat luas,” ungkap Arianto.

Baca juga  BPBD Kukar Pimpin Normalisasi Sungai Belayan Tanpa Dana APBD

Penampilan seni Kukar dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei di panggung terbuka Obelix Sea View tanpa agenda tambahan. Menurut Arianto, pihak pengelola destinasi tersebut secara khusus meminta dua penampilan unggulan dari Kukar karena dianggap memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan nusantara.

Tak hanya menampilkan musik dan tari tradisional, rombongan juga akan memperkenalkan busana adat khas Kukar, seperti Pakai Cina, Miskat, dan Ta’wo. Arianto menegaskan bahwa setiap elemen dalam kegiatan ini dikurasi dengan tujuan menonjolkan keaslian dan kekayaan budaya daerah.

Baca juga  Tahun 2024 Infrastruktur di Desa Ponoragan Akan Segera Ditingkatkan

Kegiatan ini menjadi tonggak baru bagi Pemkab Kukar karena untuk pertama kalinya mereka menggandeng pihak swasta dalam promosi pariwisata luar daerah. Biasanya, penampilan semacam ini dilakukan berdasarkan undangan resmi dari pemerintah, seperti saat tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain pertunjukan seni, Kukar juga akan memamerkan produk-produk unggulan UMKM untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah. Produk khas seperti makanan olahan, kerajinan tangan, dan suvenir akan dibawa langsung oleh pelaku UMKM sebagai bagian dari promosi terpadu.

Baca juga  Inovasi Posyandu Jemput Bola Kota Bangun III Perkuat Kesehatan Balita

“Lewat kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Kukar bukan hanya kaya budaya, tetapi juga punya produk kreatif yang bisa bersaing dan menjadi daya tarik wisata,” jelas Arianto.

Lebih dari sekadar promosi, kolaborasi ini diharapkan membuka peluang jejaring baru dengan pelaku pariwisata dari berbagai daerah. Arianto menyebut beberapa daerah lain bahkan sudah menyatakan minat untuk menghadirkan penampilan Kukar di acara mereka.

Langkah ini menjadi wujud komitmen Dispar Kukar dalam memperluas eksposur pariwisata lokal, sekaligus memperkuat citra Kukar sebagai daerah yang aktif, kreatif, dan terbuka terhadap kolaborasi lintas daerah di sektor budaya dan pariwisata. (Adv/Arf)

Berita Lainnya