BUMDes dan Koperasi Harus Saling Menguatkan, Bupati Kukar Minta Tidak Ada Ketimpangan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menegaskan pentingnya sinergi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih

Akupedia.id, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menegaskan pentingnya sinergi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, kedua entitas ini harus dikelola secara seimbang, saling menopang, dan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

“BUMDes dan koperasi memiliki peran berbeda, tetapi keduanya saling melengkapi. Jangan sampai satu jalan, yang lain tertinggal. Semua harus beriringan,” ujar Edi.

Ia menjelaskan, BUMDes berfungsi sebagai motor pengelolaan unit usaha desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Sementara koperasi hadir sebagai wadah partisipasi masyarakat yang mengutamakan prinsip keanggotaan dalam memperkuat ekonomi bersama.

Baca juga  Kunjungi Kukar, Isran Noor Bahas Putri Ariani dan Samakan Kota Bangun dengan New York

Sebagai contoh, Edi menyinggung Desa Sumber Sari yang dikenal aktif mengembangkan sektor pertanian hortikultura. Menurutnya, kelompok tani di desa tersebut dapat diintegrasikan melalui koperasi agar rantai produksi hingga distribusi lebih tertata dan efisien.

“Mereka yang sudah jalan di produksi maupun pemasaran perlu didorong masuk ke koperasi. Ini penting untuk memperkuat kelembagaan dan menambah nilai ekonomi,” jelasnya.

Bupati juga menekankan bahwa tidak akan ada tumpang tindih peran antara BUMDes dan koperasi selama kepala desa, pengurus, serta pemangku kepentingan lain memiliki komitmen yang sama. Ia menyoroti masih adanya desa yang belum optimal memanfaatkan potensi lokal karena terjebak pada zona nyaman atau bahkan kepentingan pribadi.

Baca juga  Rendi Solihin Ajak Pemuda Kukar Berkolaborasi dan Maju di Hari Sumpah Pemuda

“Selama orientasinya untuk kemajuan masyarakat, semua bisa berjalan baik. Tapi kalau ada yang merasa terganggu karena kepentingan pribadi, justru itu yang akan menghambat. Ini yang saya ingatkan, mari kita satukan komitmen,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan, Pemkab Kukar telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) tingkat kecamatan yang bertugas memastikan jalannya program Koperasi Merah Putih. Dengan adanya Satgas ini, diharapkan hambatan teknis maupun nonteknis di lapangan dapat diminimalisir.

Baca juga  Pemkab Kukar Perkuat Digitalisasi dan Literasi Lewat Rakor Srikandi dan Anugerah Literasi 2025

Edi berharap ke depan seluruh elemen mulai dari camat, kepala desa, pengurus koperasi, hingga masyarakat bisa bersama-sama menggaungkan dan memperkuat program ini. Menurutnya, keberhasilan BUMDes dan koperasi akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kalau semua pihak konsisten mendukung, manfaatnya tidak hanya terasa di desa, tapi juga menjadi kontribusi besar bagi perekonomian Kukar secara keseluruhan,” pungkasnya. (Adv/Arf)

Berita Lainnya